Sadis! Ada Kebab Daging Manusia di Rusia
Gila! Sadis! Jangan pernah sekalipun terpikir untuk meniru yang mereka lakukan sekalipun kelaparan melanda. Mungkin andapun sulit percaya jika ada berita yang mengatakan ada kebab daging manusia di Rusia. Sungguh kejam nian yang melakukannya.
Tapi itulah yang terjadi 8 tahun silam. Tiga orang pria ditangkap Kepolisian Rusia karena tersangkut kasus pidana pembunuhan dengan korbannya adalah seorang pria berumur 25 tahum. Tak cuma membunuh, apa yang dilakukan para pelaku sungguh di luar batas-batas perikemanusiaan. Tubuh korban yang telah tak bernyawa itu kemudian dimutilasi alias dipotong-potong. Kegilaan mereka berlanjut. Potongan-potongan organ tubuh korban itu kemudian mereka makan sebagian. Sisanya dijual ke kedai kebab yang ada di kota Perm, Moskwa.
Terkuaknya kasus kebab daging manusia di Rusia itu berawal dari kecurigaan kepolisian setempat saat menemukan potongan tubuh manusia di dekat halte bus tepi kota Perm. Setelah melalui penyelidikan intensif, akhirnya polisi mengarahkan dugaannya kepada tiga pria tunawisma yang ternyata telah memiliki track record sebagai seorang pelaku kejahatan.
“Setelah membunuh, korban kemudian dipotong-potong. Sebagian dimakan dan sisanya dijual ke kedai yang menjual kebab dan pie,” ujar juru bicara kepolisian Perm, seperti dikutip Daily Mail, Senin (16/11).
Hanya saja, sekalipun telah mampu membongkar kasus pembunuhan dengan mutilasi serta penjualan organ tubuh ke kedai kebab, kepolisian Rusia tidak bisa memastikan apakah potongan tubuh tersebut telah dijual ke masyarakat dalam bentuk kebab atau tidak. Kepolisian hanya memperoleh keterangan bahwa kasus pembunuhan sadis itu dilatarbelakangi motif dendam.
Hmmm... apa jadinya ya kalau sampai ada masyarakat yang tanpa mereka tahu telah mengonsumsi kebab daging manusia di Rusia? Gelo!
Tapi itulah yang terjadi 8 tahun silam. Tiga orang pria ditangkap Kepolisian Rusia karena tersangkut kasus pidana pembunuhan dengan korbannya adalah seorang pria berumur 25 tahum. Tak cuma membunuh, apa yang dilakukan para pelaku sungguh di luar batas-batas perikemanusiaan. Tubuh korban yang telah tak bernyawa itu kemudian dimutilasi alias dipotong-potong. Kegilaan mereka berlanjut. Potongan-potongan organ tubuh korban itu kemudian mereka makan sebagian. Sisanya dijual ke kedai kebab yang ada di kota Perm, Moskwa.
Terkuaknya kasus kebab daging manusia di Rusia itu berawal dari kecurigaan kepolisian setempat saat menemukan potongan tubuh manusia di dekat halte bus tepi kota Perm. Setelah melalui penyelidikan intensif, akhirnya polisi mengarahkan dugaannya kepada tiga pria tunawisma yang ternyata telah memiliki track record sebagai seorang pelaku kejahatan.
“Setelah membunuh, korban kemudian dipotong-potong. Sebagian dimakan dan sisanya dijual ke kedai yang menjual kebab dan pie,” ujar juru bicara kepolisian Perm, seperti dikutip Daily Mail, Senin (16/11).
Hanya saja, sekalipun telah mampu membongkar kasus pembunuhan dengan mutilasi serta penjualan organ tubuh ke kedai kebab, kepolisian Rusia tidak bisa memastikan apakah potongan tubuh tersebut telah dijual ke masyarakat dalam bentuk kebab atau tidak. Kepolisian hanya memperoleh keterangan bahwa kasus pembunuhan sadis itu dilatarbelakangi motif dendam.
Hmmm... apa jadinya ya kalau sampai ada masyarakat yang tanpa mereka tahu telah mengonsumsi kebab daging manusia di Rusia? Gelo!
Komentar
Posting Komentar